Loading...

Pekerja Blok Mahakam Minta Jonan Seperti Jokowi Bagi-bagi Sepeda

Loading...
Pekerja Blok Mahakam Minta Jonan Seperti Jokowi Bagi-bagi Sepeda - Apa khabar sahabat TIMES NEW MALAYSIA, Dalam artikel yang anda baca kali ini dengan tajuk Pekerja Blok Mahakam Minta Jonan Seperti Jokowi Bagi-bagi Sepeda, kami telah menyediakan dengan baik untuk artikel ini anda membaca dan memuat turun maklumat di dalamnya. mudah-mudahan mengisi jawatan Artikel BOLASEPAK, Artikel NEWS, Artikel PERNIAGAAN, kita menulis ini, anda boleh memahami. Nah, selamat membaca.

Tajuk : Pekerja Blok Mahakam Minta Jonan Seperti Jokowi Bagi-bagi Sepeda
link : Pekerja Blok Mahakam Minta Jonan Seperti Jokowi Bagi-bagi Sepeda

lihat juga


Pekerja Blok Mahakam Minta Jonan Seperti Jokowi Bagi-bagi Sepeda

Merdeka.com – Salah satu karyawan Total E&P Indonesie bagian produksi bernama Lukman Hakim menantang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan agar memberikan pertanyaan berhadiah kepada para pekerja Blok Mahakam. Hal ini juga dilakukan Presiden Joko Widodo di berbagai media massa beberapa waktu lalu.

“Kami harapkan bapak memberikan pertanyaan kepada kami, seperti pejabat yang lain, kemudian dapat hadiah sepeda mungkin,” ujar Lukman kepada Jonan seperti dilansir Antara, Minggu (12/3).

Diiringi tawa seluruh orang yang ada di ruang diskusi tersebut, Lukman tetap melanjutkan pertanyaannya. “Ya tapi pertanyaannya yang mudah saja pak, siapa tahu ada hadiahnya,” katanya lagi.

Tidak mau kalah dengan tantangan tersebut Jonan menanggapi dengan santai. “Wah saya takut nanti sama seperti yang waktu itu kalau hadiahnya sepeda, gini saja akan saya beri hadiah lebih dari sepeda jika bisa jawab,” kata Jonan.

Sempat berpikir sebentar kemudian Jonan menemukan pertanyaan. “Nah ini saja, akan saya beri pena saya yang berharga kepada siapa yang bisa jawab pertanyaan saya,” tuturnya.

“Pertanyaannya adalah berapa gajinya Pak Novi (Presiden dan General Manager Total E&P Indonesie Arividya Noviyanto) sekarang? Kalau tahu langsung jawab, untuk pekerja Total lho ya,” tanya Jonan kepada para pekerja Total sambil diiringi tawa.

Noviyanto yang juga ada di lokasi tersebut hanya terlihat tertawa sambil menggelengkan kepala. Kemudian Lukman Hakim kembali berbicara dan menebak, “Saya taksir Rp 450 juta per bulan,” katanya.

Namun tidak ada yang benar dan tidak ada yang bisa menjawab pada sesi diskusi tersebut. Menteri ESDM mengunjungi Blok Mahakam dalam rangka memantau proses transisi penyerahan dari operator Total E&P kepada Pertamina Hulu Mahakam (PHK).

Blok yang dikelola oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Total E&P Indonesie (TEPI) dan Inpex Corporation akan berakhir kontraknya pada 31 Desember 2017. Saat ini blok Mahakam dalam tahap transisi pengelolaan dari kontraktor eksisting kepada kontraktor baru yaitu PT Pertamina Hulu Mahakam (PT PHM).

Kontrak Kerja Sama (KKS) Blok Mahakam telah ditandatangani antara SKK Migas dengan PT PHM 29 Desember 2015 dan akan berlaku efektif pada 1 Januari 2018.

Total dan Inpex Corporation menjadi operator pengelola Blok Mahakam sejak 1966 silam saat Kontrak Kerja Sama (KKS) WK Mahakam ditandatangani pada 6 Oktober 1966 dan berakhir 30 Maret 1997. Kontrak tersebut telah diperpanjang pada 11 Januari 1997 dan akan berakhir pada 31 Desember 2017. Blok ini meliputi lapangan gas Peciko, Tunu, Tambora, Sisi – Nubi dan South Mahakam. Selain itu termasuk juga lapangan minyak Bekapai dan Handil.

Wilayah Kerja ini memiliki luas 2.738,51 km2 dan terletak di Provinsi Kalimantan Timur serta merupakan wilayah kerja onshore dan offshore. WK Mahakam mulai berproduksi pertama kali pada 1974. Rata-rata produksi tahunan WK Mahakam saat ini adalah gas sebesar 1.635 MMSCFD serta minyak bumi sebesar 63.000 BOPD.

[sau]

>Untuk meneruskan bacaan klik link ini http://ift.tt/2mdWq4o

✍ Sumber : ☕ Siakapkeli


Mukah Pages memuat-naik beraneka jenis artikel menarik setiap jam tanpa henti dari pelbagai sumber. Enjoy dan jangan lupa untuk 👍 Like & 💕 Share!

Merdeka.com – Salah satu karyawan Total E&P Indonesie bagian produksi bernama Lukman Hakim menantang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan agar memberikan pertanyaan berhadiah kepada para pekerja Blok Mahakam. Hal ini juga dilakukan Presiden Joko Widodo di berbagai media massa beberapa waktu lalu.

“Kami harapkan bapak memberikan pertanyaan kepada kami, seperti pejabat yang lain, kemudian dapat hadiah sepeda mungkin,” ujar Lukman kepada Jonan seperti dilansir Antara, Minggu (12/3).

Diiringi tawa seluruh orang yang ada di ruang diskusi tersebut, Lukman tetap melanjutkan pertanyaannya. “Ya tapi pertanyaannya yang mudah saja pak, siapa tahu ada hadiahnya,” katanya lagi.

Tidak mau kalah dengan tantangan tersebut Jonan menanggapi dengan santai. “Wah saya takut nanti sama seperti yang waktu itu kalau hadiahnya sepeda, gini saja akan saya beri hadiah lebih dari sepeda jika bisa jawab,” kata Jonan.

Sempat berpikir sebentar kemudian Jonan menemukan pertanyaan. “Nah ini saja, akan saya beri pena saya yang berharga kepada siapa yang bisa jawab pertanyaan saya,” tuturnya.

“Pertanyaannya adalah berapa gajinya Pak Novi (Presiden dan General Manager Total E&P Indonesie Arividya Noviyanto) sekarang? Kalau tahu langsung jawab, untuk pekerja Total lho ya,” tanya Jonan kepada para pekerja Total sambil diiringi tawa.

Noviyanto yang juga ada di lokasi tersebut hanya terlihat tertawa sambil menggelengkan kepala. Kemudian Lukman Hakim kembali berbicara dan menebak, “Saya taksir Rp 450 juta per bulan,” katanya.

Namun tidak ada yang benar dan tidak ada yang bisa menjawab pada sesi diskusi tersebut. Menteri ESDM mengunjungi Blok Mahakam dalam rangka memantau proses transisi penyerahan dari operator Total

Loading...
E&P kepada Pertamina Hulu Mahakam (PHK).

Blok yang dikelola oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Total E&P Indonesie (TEPI) dan Inpex Corporation akan berakhir kontraknya pada 31 Desember 2017. Saat ini blok Mahakam dalam tahap transisi pengelolaan dari kontraktor eksisting kepada kontraktor baru yaitu PT Pertamina Hulu Mahakam (PT PHM).

Kontrak Kerja Sama (KKS) Blok Mahakam telah ditandatangani antara SKK Migas dengan PT PHM 29 Desember 2015 dan akan berlaku efektif pada 1 Januari 2018.

Total dan Inpex Corporation menjadi operator pengelola Blok Mahakam sejak 1966 silam saat Kontrak Kerja Sama (KKS) WK Mahakam ditandatangani pada 6 Oktober 1966 dan berakhir 30 Maret 1997. Kontrak tersebut telah diperpanjang pada 11 Januari 1997 dan akan berakhir pada 31 Desember 2017. Blok ini meliputi lapangan gas Peciko, Tunu, Tambora, Sisi – Nubi dan South Mahakam. Selain itu termasuk juga lapangan minyak Bekapai dan Handil.

Wilayah Kerja ini memiliki luas 2.738,51 km2 dan terletak di Provinsi Kalimantan Timur serta merupakan wilayah kerja onshore dan offshore. WK Mahakam mulai berproduksi pertama kali pada 1974. Rata-rata produksi tahunan WK Mahakam saat ini adalah gas sebesar 1.635 MMSCFD serta minyak bumi sebesar 63.000 BOPD.

[sau]

>Untuk meneruskan bacaan klik link ini http://ift.tt/2mdWq4o

✍ Sumber : ☕ Siakapkeli


Mukah Pages memuat-naik beraneka jenis artikel menarik setiap jam tanpa henti dari pelbagai sumber. Enjoy dan jangan lupa untuk 👍 Like & 💕 Share!



dengan itu Perkara Pekerja Blok Mahakam Minta Jonan Seperti Jokowi Bagi-bagi Sepeda

yang semua artikel Pekerja Blok Mahakam Minta Jonan Seperti Jokowi Bagi-bagi Sepeda Kali ini, diharapkan dapat memberi manfaat kepada anda semua. Okay, jumpa di lain post artikel.

Kini anda membaca artikel Pekerja Blok Mahakam Minta Jonan Seperti Jokowi Bagi-bagi Sepeda dengan alamat pautan https://timesnewmalaysia.blogspot.com/2017/03/pekerja-blok-mahakam-minta-jonan.html

Subscribe to receive free email updates:

Related Posts :

0 Response to "Pekerja Blok Mahakam Minta Jonan Seperti Jokowi Bagi-bagi Sepeda"

Catat Ulasan

Loading...