Loading...

Kisah Prajurit TNI Sampai Jadi Guru Di Afrika Tengah

Loading...
Kisah Prajurit TNI Sampai Jadi Guru Di Afrika Tengah - Apa khabar sahabat TIMES NEW MALAYSIA, Dalam artikel yang anda baca kali ini dengan tajuk Kisah Prajurit TNI Sampai Jadi Guru Di Afrika Tengah, kami telah menyediakan dengan baik untuk artikel ini anda membaca dan memuat turun maklumat di dalamnya. mudah-mudahan mengisi jawatan Artikel BOLASEPAK, Artikel NEWS, Artikel PERNIAGAAN, kita menulis ini, anda boleh memahami. Nah, selamat membaca.

Tajuk : Kisah Prajurit TNI Sampai Jadi Guru Di Afrika Tengah
link : Kisah Prajurit TNI Sampai Jadi Guru Di Afrika Tengah

lihat juga


Kisah Prajurit TNI Sampai Jadi Guru Di Afrika Tengah

Merdeka.com – Banyak cerita menarik bagaimana Pasukan Garuda mendapat simpati masyarakat di medan tugas. Hal ini juga terjadi pada pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic).

Di sela-sela tugas, Prajurit TNI ini membaktikan diri untuk mengajar Bahasa Inggris pada anak-anak TK di District-6 Bangui, Afrika Tengah.

Kegiatan ini diawali dengan perkenalan memakai bahasa Inggris oleh Danton Vertikal Lettu Czi Angga Kusuma. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan belajar membaca huruf alfabet.

Para siswa sangat antusias mengikuti pelajaran yang diberikan oleh Lettu Czi Angga Kusuma lalu sesekali bercanda dan bergurau, membuat suasana belajar mengajar di Sekolah menjadi hangat.

“Kegiatan belajar mengajar di TK District-6 ini merupakan rasa pedulinya Pasukan Garuda kepada warga Republik Afrika Tengah. Kondisi di sini masih kekurangan tenaga tenaga pengajar,” kata Lettu Angga.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) yang dilakukan oleh Satgas Garuda di Minusca agar mendapat simpati masyarakat Afrika Tengah.

Kepala Sekolah TK District-6 Mrs.Victoria sangat senang atas bantuan dan perhatian pasukan TNI kepada TK District-6 dan masyarakat Republik Afrika Tengah pada umumnya.

Seperti diketahui, 200 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-C/Minusca, terdiri dari 178 personel TNI AD, 18 personel TNI AL, 4 personel TNI AU, bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa selama satu tahun di wilayah Republik Afrika Tengah. [ian]

>Untuk meneruskan bacaan klik link ini http://ift.tt/2mXiswT

✍ Sumber : ☕ Siakapkeli


Mukah Pages memuat-naik beraneka jenis artikel menarik setiap jam tanpa henti dari pelbagai sumber. Enjoy dan jangan lupa untuk 👍 Like & 💕 Share!

Merdeka.com – Banyak cerita menarik bagaimana Pasukan Garuda mendapat simpati masyarakat di medan tugas. Hal ini juga terjadi pada pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic).

Di sela-sela tugas, Prajurit TNI ini membaktikan diri untuk mengajar Bahasa Inggris pada anak-anak TK di District-6 Bangui, Afrika Tengah.

Kegiatan ini diawali dengan perkenalan memakai bahasa Inggris oleh Danton Vertikal Lettu Czi Angga Kusuma. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan belajar membaca huruf alfabet.

Para siswa sangat antusias mengikuti pelajaran yang diberikan oleh Lettu Czi Angga Kusuma lalu sesekali bercanda dan bergurau, membuat suasana belajar mengajar di Sekolah menjadi hangat.

“Kegiatan belajar mengajar di TK District-6 ini merupakan rasa pedulinya Pasukan Garuda kepada warga Republik Afrika Tengah. Kondisi di sini masih kekurangan tenaga tenaga pengajar,” kata Lettu Angga.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu kegiatan Civil Military

Loading...
Coordination (CIMIC) yang dilakukan oleh Satgas Garuda di Minusca agar mendapat simpati masyarakat Afrika Tengah.

Kepala Sekolah TK District-6 Mrs.Victoria sangat senang atas bantuan dan perhatian pasukan TNI kepada TK District-6 dan masyarakat Republik Afrika Tengah pada umumnya.

Seperti diketahui, 200 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-C/Minusca, terdiri dari 178 personel TNI AD, 18 personel TNI AL, 4 personel TNI AU, bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa selama satu tahun di wilayah Republik Afrika Tengah. [ian]

>Untuk meneruskan bacaan klik link ini http://ift.tt/2mXiswT

✍ Sumber : ☕ Siakapkeli


Mukah Pages memuat-naik beraneka jenis artikel menarik setiap jam tanpa henti dari pelbagai sumber. Enjoy dan jangan lupa untuk 👍 Like & 💕 Share!



dengan itu Perkara Kisah Prajurit TNI Sampai Jadi Guru Di Afrika Tengah

yang semua artikel Kisah Prajurit TNI Sampai Jadi Guru Di Afrika Tengah Kali ini, diharapkan dapat memberi manfaat kepada anda semua. Okay, jumpa di lain post artikel.

Kini anda membaca artikel Kisah Prajurit TNI Sampai Jadi Guru Di Afrika Tengah dengan alamat pautan https://timesnewmalaysia.blogspot.com/2017/03/kisah-prajurit-tni-sampai-jadi-guru-di.html

Subscribe to receive free email updates:

Related Posts :

0 Response to "Kisah Prajurit TNI Sampai Jadi Guru Di Afrika Tengah"

Catat Ulasan

Loading...